SATPOL PP MENGAMANKAN PELAJAR YANG SUKA MEMBOLOS

Kamis, 29 November 2018, Bidang LINMAS SATPOL PP Kab. Polman mengadakan pertemuan di ruang pola Sekda yang dipimpin oleh Kasat Pol PP dan dihadiri oleh Kapolsek Polewali dan kantibmas, Danramil dan Babinsa, serta seluruh Lurah se-Kecamatan Polewali.

 

Pertemuan tersebut membahas tentang upaya terkait penyelenggaraan kantrantibmas yang dianggap sangat perlu ditingkatkan khususnya di wilayah Kecamatan Polewali yakni Banyaknya kasus pelanggaran perda dan rawannya generasi muda, serta kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Kasus-kasus Pelanggaran Perda seperti ternak liar, bangunan liar, spanduk/baliho/brosur dan semacamnya yang di pasang pada bukan tempatnya dan kasus pelanggaran Perda lain dianggap dapat mengurangi keindahan dan kebersihan Kota serta memicu keributan di masyarakat. Maraknya pengisap lem, tawuran pelajar, dan pemakai narkotika, dikalangan generasi muda juga dianggap sangat membahayakan bagi generasi muda. Serta kurangnya kedisiplinan di Khususnya di kalangan ASN akan mengurangi kinerja pemerintah apalagi dibidang pelayanan. maka dari itu, pertemuan tersebut menyepakati digelarnya penertiban terkait gangguan kantrantibmas yang di pusatkan pada tiga hal gangguan diatas pukul.

Kasat Pol PP, Drs. Aco Djalaluddi. AM, M.Si mengatakan kegiatan ini akan terus kami laksanakan demi tercapainya keamanan, ketentraman, serta ketertiban di masyarakat, tentu dengan tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Dalam pertemuan tersebut Kapolsek Polewali juga mengatakan bahwa beliau mendapatkan perintah dari Kapolres Polman berupa Pembinaan khusus bagi pelajar yang didapati bolos sekolah atau mengisap lem oleh pihak Polres di Kantor Polres Polman dengan kurun waktu selama empat puluh hari.

5 orang anak punk diambil keterangannya setelah diberikan pembinaan

Dalam penertiban tersebut didapati banyak pelajar yang membolos serta anak punk. Pelajar yang terjaring dalam penertiban tersebut langsung diberikan teguran secara lisan dari petugas dan diberikan peringatan. Sedangkan anak punk dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *